Elvis Tian (田亞霍) ​Broken Heart (不要再見面)

Elvis Tian (田亞霍)
冬季來臨那一天

The day when winter season comes

我把你的動態翻了一遍又一遍

It happened yours goer rummage through me again and again

你敲我的那個瞬間

At the moment when you strike me

天崩地裂

Heaven falls and earth rends

曖昧走到了三月

Being ambiguous for three months

你身邊的他依然在身邊

He who stays beside you after all is still beside you

承諾堆積的愛戀

The promise of love heap

沒有兌現的時間

There is no time to fulfill it

我們不要再見面

Let’s us no need to meet again

免得我又想你第二遍

In case I think you for the second time

這樣的感覺 好危險

This feeling is too dangerous

我可不想再對你留戀

I don’t want to miss you anymore

從此沒關連

From now on we unrelated

即使我一定會傷心欲絕 Oh no

Even though I will definitely broken heart, Oh no

我依然還想要再見你最後一面

But After all I still want to meet you for the last time

雨季落下的時節

The coming of rainy season

沒道理的愛過了一回又一回

There’s no reason to love again and again

太多的包袱在身邊

too much burden at beside

沒有永遠的永遠

There’s no forever eternity

楓葉染紅的季節

The season when the maple leaves dyed red

問題始終沒有得到解決

The problem still there and not yet be solved

我不是你奮不顧身的誰

I am not a someone you would risk your life for

我們不要再見面

Let’s us no need to meet again

免得我又想你第二遍

In case I think you for the second time

這樣的感覺 好危險

This feeling is too dangerous

我可不想再對你留戀

I don’t want to miss you anymore

從此沒關連

From now on we unrelated

即使我一定會傷心欲絕 Oh no

Even though I will definitely broken heart, Oh no

我依然還想要再見你最後一面

But After all I still want to meet you for the last time

我們不要再見面

Let’s us no need to meet again

免得我又想你第二遍

In case I think you for the second time

這樣的感覺 好危險

This feeling is too dangerous

我可不想再對你留戀

I don’t want to miss you anymore

從此沒關連

From now on we unrelated

即使我一定會傷心欲絕 Oh no

Even though I will definitely broken heart, Oh no

我依然還想要再見你最後一面

But After all I still want to meet you for the last time

我們最好不見面

It’s better for us not to meet again

免得又把你掛心裡面

In case I will keep you inside my heart again

這樣的矛盾 好明顯

This contradiction is too obvious

我可不想再重來一遍

I don’t want to repeat it again

從此沒關連

From now on we unrelated

即使我多麼希望事與願違 Oh no

Even if I hope things turn out on contrary to the way my wishes

我依然還是期待這最後的機會

After all I’m still expecting for this last chance

最後機會

The last chance
Ini lirik nemunya susah banget. Tapi karna aku suka banget bela-belain deh ngeobrak abrik. Akhirnya i got it.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

I am me

Terkadang sempat terpikir andai saja aku seperti mereka. Mereka yang kehidupannya berbeda dariku yang kini sudah punya pendamping, memutuskan menjadi ibu rumah tangga dengan segaka kesibukannya, mengurus anak, mengurus suami dll. Mungkin saat ini aku belum siap. Bukan tak terpikirkan oleh ku akan menjadi seperti mereka. Tapi Tuhan pun tau mungkin belum saatnya bagiku.

Aku pun bukan seseorang yang sibuk dengan hal hal yang tidak penting. Tertawa sana sini kumpul kumpul bergosip. Tidak, aku seorang pekerja. Aku pun punya kesibukan yang luar biasa. Aku sadar ada banyak perbedaannya. Tapi waktu tak kan berhenti hanya karna dirimu berbeda. Kau adalah kau dan aku adalah aku. Jalan kita berbeda, mungkin saja tujuan kita sama tapi jalan yang kita pilih dan dipilihkan pasti berbeda. Semua sudah diatur. Jangan pernah membandingkan dirimu dengan orang lain. Percaya dirilah dengan segala kelebihan dan kekurangan mu. Jangan iri pada kehidupan orang lain 

Iri lah pada mereka yang bisa tetap bangkit meski banyak kekurangan.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Mungkin

Aku tidak tau masa depan

Aku juga tidak tau rahasia tuhan

Entah kita dipertemukan

Ato segera dipisahkan

Semua terserah padaNya

Bukan, bukan itu yang menggangguku

Hanya saja kehadiranmu di mimpiku

Kenangan tentangmu menghantuiku

Orang orang disekitar kita

Masa lalu kita

Semua mengingatkanku padamu

Bagaimana caranya lepas darimu

Bagaimana caranya menghilangkanmu

Bagaimana meniadakan rindu

Bagaimana menghilangkan pilu

Semua yang kurasakan hanya karna sekedar mengenangmu

Bodoh bukan?

Kau saja belum tentu mengingatku

Mungkin kau malah tak ingat sama sekali keberaadaanku

Terkadang aku muak

Terkadang ingin saja kutumpahkan semua isi hati dan pikiranku

Tapi apalah aku

Aku hanya sebagian kecil dari kenangan masalalu mu yang itupun sudah tak kau kenang lagi

HILANG

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Selalu dan Selalu

Kamu

ya Kamu

Orang yang selalu aku mencoba melupakannya tapi selalu aku kembali ke langkah awal tempat aku berpijak dan bertekad bahwa aku akan melupakannya sebelumnya. Sengaja aku memperluas jarak, tapi semakin dekat jarak itu. Selalu. Terkadang kamu hilang bersama waktu, kembali bagai kenangan masa lalu. Selalu. Kupaksakan menjauh, terpaksaku kembali. Aku dan kamu bagai layangan yang sengaja dilepas ke langit menikmati angin, terbang kesana kemari semampunya dan kembali ketika sang pemain menarik talinya kembali. Apa maunya.

Takdir?

Aku tak pernah mendengar ada takdir seperti ini. Bagaimana bisa aku jatuh hati pada seseorang sepertimu. Bagaimana mungkin aku harus menunggu orang sepertimu. Bagaimana mungkin aku yang memulai dan berkali-kali melukai hatiku. Aku lelah. Aku tak ingin kembali. Aku tak ingin melihatmu lagi. Aku tak ingin.

Bawa pergi saja!

Bawa pergi saja perasaanku padamu. Aku tak ingin lagi bersamanya. Aku tak ingin lagi menyimpannya. Buang, kalau perlu. Aku terjebak dalam keadaan yang seharusnya aku tak ada di dalamnya.

Aku Lelah.

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

SKM Penyuluh Itu Tukang Apa ?

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

AKU BICARA PERIHAL CINTA

Pengarang: Kahlil Gibran

Apabila Cinta Memberi Isyarat Kepadamu, Ikutilah Dia,
Walau Jalannya Sukar Dan Curam.
Dan Pabila Sayapnva Memelukmu Menyerahlah Kepadanya.
Walau Pedang Tersembunyi Di Antara Ujung-Ujung Sayapnya Bisa Melukaimu.

Dan Kalau Dia Bicara Padamu Percayalah Padanya.
Walau Suaranya Bisa Membuyarkan Mimpi-Mimpimu Bagai Angin Utara Mengobrak-Abrik Taman.
Karena Sebagaimana Cinta Memahkotai Engkau, Demikian Pula Dia
Kan Menyalibmu.

Sebagaimana Dia Ada Untuk Pertumbuhanmu,
Demikian Pula Dia Ada Untuk Pemangkasanmu.
Sebagaimana Dia Mendaki Kepuncakmu,
Dan Membelai Mesra Ranting-Rantingmu Nan Paling Lembut Yang Bergetar Dalam Cahaya Matahari.

Demikian Pula Dia Akan Menghunjam Ke Akarmu,
Dan Mengguncang-Guncangnya Di Dalam Cengkeraman Mereka Kepada Kami.
Laksana Ikatan-Ikatan Dia Menghimpun Engkau Pada Dirinya Sendiri.
Dia Menebah Engkau Hingga Engkau Telanjang.
Dia Mengetam Engkau Demi Membebaskan Engkau Dari Kulit Arimu.
Dia Menggosok-Gosokkan Engkau Sampai Putih Bersih.
Dia Merembas Engkau Hingga Kau Menjadi Liar;
Dan Kemudian Dia Mengangkat Engkau Ke Api Sucinya.
Sehingga Engkau Bisa Menjadi Roti Suci Untuk Pesta Kudus Tuhan.
Semua Ini Akan Ditunaikan Padamu Oleh Sang Cinta,
Supaya Bisa Kaupahami Rahasia Hatimu,
Dan Di Dalam Pemahaman Dia Menjadi Sekeping Hati Kehidupan.

Namun Pabila Dalam Ketakutanmu,
Kau Hanya Akan Mencari Kedamaian Dan Kenikmatan Cinta.
Maka Lebih Baiklah Bagimu,
Kalau Kaututupi Ketelanjanganmu,
Dan Menyingkir Dari Lantai-Penebah Cinta.
Memasuki Dunia Tanpa Musim Tempat Kaudapat Tertawa,
Tapi Tak Seluruh Gelak Tawamu,
Dan Menangis,
Tapi Tak Sehabis Semua Airmatamu.

Cinta Tak Memberikan Apa-Apa Kecuali Dirinya Sendiri,
Dan Tiada Mengambil Apa Pun Kecuali Dari Dirinya Sendiri.
Cinta Tiada Memiliki,
Pun Tiada Ingin Dimiliki;
Karena Cinta Telah Cukup Bagi Cinta.

Pabila Kau Mencintai Kau Takkan Berkata,
Tuhan Ada Di Dalam Hatiku,
Tapi Sebaliknya, “Aku Berada Di Dalam Hati Tuhan”.
Dan Jangan Mengira Kaudapat Mengarahkan Jalannya Cinta,
Sebab Cinta,
Pabila Dia Menilaimu Memang Pantas,
Mengarahkan Jalanmu.

Cinta Tak Menginginkan Yang Lain Kecuali Memenuhi Dirinya.
Namun Pabila Kau Mencintai Dan Terpaksa Memiliki Berbagai Keinginan,
Biarlah Ini Menjadi Aneka Keinginanmu:
Meluluhkan Diri Dan Mengalir Bagaikan Kali,
Yang Menyanyikan Melodinya Bagai Sang Malam.

Mengenali Penderitaan Dari Kelembutan Yang Begitu Jauh.
Merasa Dilukai Akibat Pemahamanmu Sendiri Tenung Cinta;
Dan Meneteskan Darah Dengan Ikhlas Dan Gembira.
Terjaga Di Kala Fajar Dengan Hati Seringan Awan,
Dan Mensyukuri Hari Haru Penuh Cahaya Kasih;
Istirah Di Kala Siang Dan Merenungkan Kegembiraan Cinta Yang Meluap-Luap;
Kembali Ke Rumah Di Kala Senja Dengan Rasa Syukur;
Dan Lalu Tertidur Dengan Doa Bagi Kekasih Di Dalam Hatimu,
Dan Sebuah Gita Puji Pada Bibirmu

Dipublikasi di Goresan Pena | Meninggalkan komentar

Langit Senja

Langit senja itu
Di kala hujan menghampiri
Disana aku berdiri dibawah lampu jalan yang sinarnya redup
Ingin rasanya ku tumpahkan semua kesedihan
Bersama hujan yang turun
tidak akan ada satupun yang tau
Air mataku akan seperti hujan yang turun deras
Akan ku nikmati setiap tetesnya hingga ku hentikan tangis ini
Ku coba pejamkan mata agar ku bisa bernapas lega
Ku rasakan dinginnya sedingin perasaanku kini
Gemuruhnya seakan merobek hati
Tapi gemericiknya menenangkan
Kucoba hentikan isakku
Tapi semakin deras seperti air hujan yang turun saat ini
Kenangan demi kenangan yang ingin ku hapus muncul kembali di depan mata
Seperti sebuah film yang diputar kembali meski sudah berlalu cukup lama
Kisah ini menyakitkan, aku berharap melupakannya
rasanya ingin ku berteriak tapi tak bisa
Suaraku seperti dibawa pergi oleh gemuruh itu
hilang bersama air yang mengalir mencari laut lepas
Tidak ada yang bisa ku katakan
Hanya bisa terdiam seribu bahasa
Seperti cangkang kosong mataku menerawang entah kemana
Seperti hilang seketika semua perasaan yang ku miliki
Hilang tak bersisa tak tau entah kemana
Aku merasa benar-benar kosong saat ini
Kosong bagai ruang hampa udara
Hingga jika masuk ke ruangan itu siapapun tidak akan bisa bernapas
Dan hilang tanpa ada yang tau keberadaannya

Dipublikasi di Goresan Pena, Uncategorized | Meninggalkan komentar